INVESTASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

INVESTASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

A. Pengertian Investasi dalam Islam
Sebagai agama yang bersifat paripurna dan juga komprensif, islam juga memilki aturan-aturan yang dapat diterapkan secara universal tanpa memandang agama ataupun kepercayaan yang dianut oleh seseorang. Termasuk mengatur aktivitas manusia dalam bidang perekonomian termasuk juga investasi.
Investasi merupakan salah satu ajaran dari konsep Islam yang memenuhi proses tadrij. Yang sebaliknya adalah justru investasi merupakan bagian dari konsep ajaran islam.

B. Investasi Vs Spekulasi
Tingkat risiko yang diambil dalam transaksi adalah perbedaan investasi dan spekulasi. Spekulasi memiliki risiko yang lebih tinggi dari pada investasi. Pada dasarnya, setiap tindakan seseorang untuk menghabiskan uang dengan harapan usahanya akan mendatangkan laba, mereka berinvestasi.

Pendefinisian spekulasi dalam beberapaa literatur dipersamakan sebagai risk taking action, sedangkan para spekulan dikenal dengan nama blind speculation. Sering kita dengan bahwa bisnis adalah pengambian resiko sebagaimana prinsip dasar dalam bisnis yaitu no risk, noreturn sedangkan prinsip dasar utama daam investasi adalah high risk, high return.
Berspekulasi berdampak buruk bagi emitem, karena dapat mengganggu stabilitas pasar sehingga gejolak pasar saham menjadi tidak pasti, karenanya transaksi saham syariah dengan cara berspekulasi termasuk mengandung unsur gharar dan praktek tersebut dilarang. Jika spekulasi dilarang dalam hukum Islam, maka harus ada mekanisme pasar modal yang mengaturnya. Dengan dibuatnya aturan main yang dapat mencegah praktik spekulasi merupakan pengaturan untuk menerapkan prinsip-prinsip ekonomi syariah di pasar modal. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan penerapan kebijakan minimum holding period atau jangka waktu memegang saham minimum. Dengan aturan ini, saham tidak dapat diperjual belikan setiap saat, sehingga dapat meredam motivasi cari untung dari pergerakan harga saham. semata oleh para investor atau para spekulan. Pasar modal syariah harus menerapkan prinsip yang terlepas dari hal-hal yang dilarang seperti: riba, perjudian, spekulasi dan lain-lain.

C. Resiko Dan Keuntungan Dalam Berinvestasi
Tujuan utama dari investor daam berinvestasi adaah untuk memperoleh imbalan return atas investasinya.Berupa deviden dan capital gain, yaitu selisih utama harga pasar saham dengan harga nominalnya. Selanjutnya tujuan perusahaan menerima investasi tersebut adalah untuk memperoleh hasil yang diharapkan walaupun kemungkinan akan dihadapinya suatu resiko.
Adapun resiko yang dapat terjadi pada umumnya yaitu systematic risk atau insystematic risk. Resiko sistematika disebut dengan resiko pasar adalah resiko yang disebabkan oleh perubahan yang terjadi di pasar yang berhubungan dengan kondisi perekonomian suatu Negara, misalnya infilasi, perubahan nilai tukar mata uang atau kebijakan pemerintah. Sedangkan resiko tidak sistematik adaah resiko yang berasal dari perusahaan itu sendiri atau beberapa perusahaan sejenis yang berkenaan dengan likuiditas saham perusahaan tersebut. Dengan demikian, daam menghimpun dana dari masyarakat atau dana dari pemegang saham, perusahaan berkewajiban untuk menjaga dan memelihara kondisi keuangan perusahaan dengan baik serta memperhatikan dan menjaga likuiditas, leverage, prospek prusahaan, profitabilitas dan kinerja perusahaan.

Di dalam berinvetsai tidak hanya resiko saja yang akan dialami, di sisi lain investasi jugaDi daam berinvetsai tidak hanya resiko saja yang akan dialami, di sisi lain investasi juga memiliki keuntungan, diantaranya sebagai berikut:
Memperoleh capital gain
Memperoleh pendapatan pasif
LEbih flaksibel
Leverage
Dapat diprediksi atau mengontrol besaran resiko dari sebuah investasi itu
Lebih likuid dalam mencairkan modal
Diawasi oleh Negara 
Memperlas jaringan bisnis 
Banyak pilihan yang akan diinvestasikan 

D. Kunci Keberhasilan Berinvestasi Di Pasar Modal
Menerapkan kunci keberhasilan saat berinvestasi di instrumen pasar modal memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun begitu, bukan berarti tidak bisa memperoleh keberhasilan investasi dan mendapatkan keuntungan berlipat. Berikut beberapa cara atau kunci memperoleh keberhasilan daam melakukan investasi, yaitu:
Pelajari terlebih dahulu apa itu investasi dengan cara mempelajari makna dari investasi dan bagaimana cara kerjanya
Pilih emiten yang paling tepat dengan cara memeriksa laporan keuangan
Investor harus melakukan diversifikasi
Lakukan investasi dalam waktu panjang
Pengalaman yang didapat oleh investor akan mempermudah memperoleh keberhasilan daam berinvestasi
Peroleh kesempatan dari perilaku yang irasional
Melakukan riset

Semoga Bermanfaat ✨

Komentar

Postingan populer dari blog ini

POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN

PENGUMPULAN DATA